Dirilis dari situs Republika menyatakan bahwa Penyelenggaraan ibadah haji 1436 H/2015 Masehi harus menawarkan berbagai inovasi agar meningkatkan pelayanan kepada calon jamaah haji.
Berdasarkan survei Badan Pusat Statistik (BPS) layanan haji 2014 memuaskan.
"Tahun lalu dinyatakan berhasil yang ditujukan melalui indeks kepuasaan berdasarkan survei BPS. Kalau tahun ini sama, maka gagal. Pada 2015 ini harus banyak inovasi," Ungkap Abdul Djamil selaku Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah pada saat acara Pembekalan Petugas Media Center Haji 1436H/2015M di kantor Kementerian Agama, Jakarta, Rabu (5/8).

Djamil menyatakan, sekarang ini sudah memasuki tahap hitung mundur. Sebab, kloter pertama haji akan berangkat pada 21 Agustus 2015. "Ada beberapa titik krusial pada masa countdown/\ seperti soal dokumen," ujar dia.
Ia mencontohkan, banyak jamaah yang sudah melunasi biaya haji namun belum menyelesaikan dokumen yang diperlukan untuk pengurusan visa. Penyelesaian dokumen dan administrasi ini menjadi perhatian Kementerian Agama.
Standar pelayanan jamaah haji di Arab Saudi meliputi akomodasi, konsumsi, dan transportasi. Penyediaan pemondokan di Madinah dan Makkah. Pelayanan lainnya yang penting, yaitu bimbingan ibadah, karena haji terkait dengan manasik.
Djamil menyatakan haji bukan wisata spiritual. Pada wisata spiritual, jamaah dapat dengan mudah berpindah tempat. Jamaah haji diikat ketentuan manasik. Ketika melakukan perjalanan ke kota-kota, jamaah haji diikat ada aturan miqat.
"Ada waktu ketika mereka mulai melakukan ibadah haji. Ada tempat ketika mulai melakukan ibadah haji. Tidak bisa orang ke sana ke mari semau gue kayak wisata," kata dia.
Djamil menuturkan, ada berbagai tantangan ketika memberikan layanan tersebut. Tantangan itu termasuk latar belakang calon jamaah haji asal Indonesia. Latar belakang, misalnya pendidikan.
Calon jamaah haji asal Indonesia yang akan melaksanakan ibadah di Tanah Suci tahun ini sebanyak 168.800 orang, terdiri dari 155.200 kuota haji reguler dan 13.600 kuota haji khusus. Kloter pertama haji akan berangkat pada 21 Agustus 2015.
Demikian ulasan dan kutipan penulis mengenai "Penyelenggaraan ibadah haji 2015 perlu banyak Inovasi" yang di kutip dari situs republika.
Sumber : republika. com
Demikian ulasan dan kutipan penulis mengenai "Penyelenggaraan ibadah haji 2015 perlu banyak Inovasi" yang di kutip dari situs republika.
Sumber : republika. com
Anda baru saja membaca artikel yang berkategori berita haji /
Haji 2015 /
Informasi Haji
dengan judul Penyelenggaraan ibadah haji 2015 perlu banyak Inovasi. Anda bisa bookmark halaman ini dengan URL http://jurnal-haji.blogspot.com/2015/08/penyelenggaraan-ibadah-haji-2015-perlu.html. Terima kasih!
Ditulis oleh:
Zaen - Kamis, 06 Agustus 2015
Belum ada komentar untuk "Penyelenggaraan ibadah haji 2015 perlu banyak Inovasi"
Posting Komentar